Minggu, 29 April 2012


Banyak Jalan Datangnya Rezeki

Rezeki berupa uang itu datang dari arah yang tidak terduga-duga. Tidak semuanya bisa pakai nalar dan logika untuk mengetahui dari mana dia datang. Sahabat saya suatu saat bertanya kepada saya, “Mas Jamil, bagaimana agar saya tidak sibuk mengejar-ngejar uang tetapi justru saya dikejar-kejar uang?” Ketika itu saya menjawab, “Tempuhlah dengan dua jalan sekaligus, jalan profesional dan jalan spiritual.”
Jalan profesional adalah ketika kita menetapkan keahlian dan terus mengasahnya  sehingga menjadi ahli di bidang itu. Sementara jalur spiritual lakukanlah aktivitas yang diperintahkan oleh Sang Maha Pemberi Rezeki. Apa itu? Membahagiakan orang tua, sedekah, sholat dhuha, sholat tahajud dan lain-lain.
Sahabat saya ini ingin bisnisnya membesar namun tidak menggunakan dana pinjaman. Dia kumpulkan rupiah demi rupiah untuk menambah modalnya. Tetapi, setelah modal terkumpul anaknya jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Saat saya membesuk di rumah sakit dia mengeluh, “Mas, saya sudah mempraktikkan saran mas Jamil kok malah hasilnya anak saya sakit, modal yang sudah saya kumpulkan hampir habis untuk membiayai anak saya.”
Mendengar keluhan itu saya terkejut dan hanya berkata, “Sabar, Sang Maha Kaya memiliki banyak cara untuk memberimu rezeki. Asah terus kemampuan bisnismu dan lakukan terus aktivitas spiritual yang membuka rezeki datang kepadamu.”
Anaknya dirawat di rumah sakit selama tiga pekan. Saat di rawat itu, banyak sekali orang yang membesuknya. Dan ketika sang anak diizinkan pulang dan harus melakukan pelunasan pembayaran, sahabat saya ini terkejut. Ternyata setelah ia melunasi semua biaya rumah sakit masih banyak “amplop-amplop” yang diterima dari yang membesuk yang belum dibuka. Dan begitu semuanya dibuka ternyata jumlahnya sama persis dengan uang yang dibutuhkan untuk tambahan modal usahanya.
Saat itulah sahabat saya kemudian bersujud, “Ya Allah, inilah caramu memberikan aku modal, ampuni aku pernah berprasangka buruk kepada-Mu.” Saat saya berjumpa dengannya dia langsung memeluk dan berkata, “Memang Allah memiliki banyak cara untuk memberi rezeki kepada kita, salah satunya melalui sakitnya anak saya.”  Wallahu’alam…
Salam SuksesMulia!

Senin, 02 April 2012

Open Your Key of Happiness


Jika selama ini kita masih suka berpikir gimana caranya membuat hidup kita bahagia, dan setelah lama berpikir akhirnya bermuara pada uang sebagai faktor kebahagiaan, mungkin ada baiknya kita renungkan beberapa hal ini,

Kita ingin banyak uang untuk merasa bahagia? Mari kita dengar apa kata salah satu orang terkaya di dunia…. Adalah Warren Buffet, orang terkaya no. 2 di dunia, ia memberi nasehat :
” Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berinvestasilah dengan apa yg kau miliki, serta ingat :

1. Uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang.
2. Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.
3. Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan yang baik saja.
4. Jangan memakai merk, pakailah yang benar-benar nyaman untukmu.
5. Jangan habiskan uang untuk hal-hal yang tidak benar-benar penting.
 
Nah.. bahkan ketika salah satu orang terkaya yang uangnya mungkin tidak bisa kita bayangkan sebanyak apa berkata demikian, lalu kenapa kita harus menjadikan uang sebagai alasan untuk bahagia, uang yang bahkan saat ini, belum kita miliki sebanyak yang kita inginkan…

Aneh bukan bila kita mencari alasan kebahagiaan di luar diri kita, alangkah lebih baik bila pencarian itu dimulai dari dalam diri kita..

Carilah di dalam diri dan kita akan terperangah betapa kaya raya nya kita…. Ada banyak hal yang sudah kita miliki sekarang yang bahkan tidak akan mampu terbeli dengan uang…

Apa saja? Ini diaa….
With money:
You can buy a house, but not a home.
You can buy a clock, but not time.
You can buy a bed, but not sleep.
You can buy a book, but not knowledge.
You can get a position, but not respect.
You can buy blood, but not life.

So find your happiness inside you…
 
Sudah dapat pencerahan sekarang? Hehehehe…
Kalau saya siy sudah dan berniat untuk memberitahukannya kepada orang lain… Karena, seperti hal nya tertawa, sendirian itu ga enak, enaknya rame-rame, jadi bahagia juga ga enak kalau sendirian… Semakin banyak orang bahagia di sekitar kita maka semakin bahagialah kita…

Dan masih kata Warren Buffet…
“Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkanlah pada orang lain”.
Dan betapa mahalnya kunci kebahagiaan itu… Begitu mahalnya hingga tak terbeli dengan uang, karena:

“Orang yang berbahagia bukanlah orang yang hebat dalam segala hal, tapi orang yang bisa menemukan hal sederhana dalam hidupnya dan mengucap syukur”
Salam Hebat!